Penyebab Ruam Popok – Hi, Sobat Kata Malica, kali ini mau membahas tentang gangguan pada si kecil yang bikin rewel. Apakah itu?

Jika ada ruam atau bercak berwarna merah yang terlihat meradang di sekitar alat kelamin, pantat, atau paha bayi Bunda, kemungkinan besar itu adalah ruam popok.

Awalnya, gejala yang ditunjukkan mungkin ringan, namun jika dibiarkan, ruam bisa menyebar ke luar daerah popok. Dalam kasus yang lebih parah, ruam popok biasanya dapat menyebabkan jerawat, lecet atau luka terbuka dan jika ada infeksi bakteri bisa timbul benjolan yang berisi nanah.

Penyebab Ruam Popok, Apa Saja Sih?

Ketika mengalami ruam, bayi Bunda mungkin menunjukkan ketidaknyamanannya dengan menangis atau rewel saat area pantat dan selangkangan sedang dibersihkan atau dilap saat mengganti popok.

Kombinasi berbagai faktor di bawah ini adalah daftar yang sering menyebabkan ruam popok pada bayi Bunda, termasuk:

1. Popok yang kotor

Sebagian besar ruam merah dipicu oleh kontak kulit bayi yang rentan dan terlalu lama dengan popok kotor. Pasalnya, enzim dalam kotoran bayi Bunda dapat mengiritasi kulit sensitifnya.

Baca juga: Fakta dan Mitos Kehamilan

2. Gesekan kulit dengan popok

Ketika lipatan kulit lembut bayi Bunda lecet atau bergesekan satu sama lain, atau terhadap popok itu sendiri, kondisi ini dapat meningkatkan peluang buah hati terkena iritasi kulit dan memicu ruam popok.

3. Pertumbuhan jamur

Jamur juga merupakan penyebab umum lainnya, terutama pada ruam yang sering kambuh, karena jamur sangat senang dengan lingkungan yang hangat dan lembab.

Terlebih lagi, jika Bunda saat ini masih dalam tahapan menyusui dan minum antibiotik, hal tersebut dapat meningkatkan risiko pertumbuhan jamur (dan diare), yang seringkali menjadi faktor pemicu ruam popok.

4. Iritasi kulit pada bayi

Beberapa kandungan bahan-bahan dalam popok sekali pakai, atau produk lain seperti tisu basah, sabun, lotion dan deterjen untuk mencuci baju, semuanya dapat mengiritasi kulit sensitif bayi dan menyebabkan ruam popok.

4. Perubahan pola makan

Konsistensi kotoran bayi yang masih menyusu dapat berubah berdasarkan apa yang Bunda makan. Nah, Bunda mungkin melihat hal yang sama terjadi ketika si buah hati mulai makan makanan padat atau mengenal makanan baru.

Baca juga: Manfaat Kopi Arabica untuk KesehatanĀ 

Penyebab dan Cara Mengatasi Penuaan DiniĀ 

Yang Bisa Dilakukan untuk Mengatasi Ruam Popok

Selain mengoleskan salep untuk ruam popok, Bunda dapat menerapkan beberapa langkah perawatan seperti:

Cuci tangan Bunda sebelum dan sesudah mengganti popok

Langkah ini membantu menghindari penyebaran kuman yang dapat menyebabkan infeksi yang menyebabkan ruam popok

Istirahatkan dari popok untuk beberapa lama

Sebelum Bunda mengganti popok, beri waktu agar area pantatnya beristirahat setidaknya selama 10 menit dari penggunaan popok. Biarkan dia menikmati angin sepoi-sepoi dan berikan alas seperti bantalan penyerap atau handuk lembut, untuk berjaga-jaga apabila ia buang air kecil.

Baca juga: Manfaat Cuka Apel untuk Diet

Jangan pasangkan popok terlalu ketat

Bunda, pastikan popok bayi cukup pas untuk mencegah kebocoran namun juga tidak terlalu ketat sehingga dapat menggesek kulitnya dan menyebabkan lecet. Bunda juga bisa memilih ukuran yang sedikit agak besar (tapi jangan sampai terlalu longgar) sampai ruam hilang.

Jauhi produk yang mengiritasi

Hindari parfum dan alkohol dalam sabun, tisu bayi beraroma, dan produk lain yang bersentuhan dengan bagian bawah bayi Bunda.

Cegah ruam popok dengan membersihkan pantatnya dengan bola kapas atau waslap yang direndam dalam air hangat daripada menggunakan tisu

Mandi secara teratur

Mandikan buah hati setiap hari dengan air hangat dan sabun lembut yang tidak mengandung parfum dan alkohol. Membersihkan kulit bayi secara teratur dapat membantu menjaga area popok bayi terbebas dari iritasi sampai ruam hilang. Berhati-hatilah agar Bunda jangan sampai memandikan bayi terlalu sering, karena tindakan ini juga dapat mengiritasi kulit.

Gunakan salep popok bayi

Tahukah Bunda jika saat ini sudah ada salep popok bayi?

Merawat kulit buah hati sebelum ruam popok terjadi dapat mencegah ruam popok dan penggunaannya juga bisa membantu mempercepat penyembuhan ruam. Pilih salep untuk ruam popok yang mengandung vitamin B5 seperti Salep Bepanthen karena kelebihannya dapat memperbaiki skin barrier dan merawat kulit bayi dengan lembut.