Rahasia Menjadi Active Mom Tetap Sehat, Kreatif dan Produktif di Masa Pandemi

Hai, sobat kata Malica, tahu nggak, ternyata 9 dari 10 atau 91 persen perempuan, khususnya ibu rumah tangga terdampak covid. 60 persen mengalami masalah keuangan, 37 persen pada kesehatan, dan 3 persennya bermasalah pada pendidikan daring anak.

Maka tak heran perempuan mengalami tingkat stres tinggi selama pandemi. Tetapi anehnya, stres yang dialami perempuan di masa pandemi ini, ternyata mendorong produktivitas tanpa batas.

Bayangkan, sebelum pandemi perempuan sudah akrab dengan sebutan multitasking dalam pekerjaan rumah tangga. Dan setelah pandemi, perempuan justru lebih banyak yang dikerjakan. Tidak cukup membereskan pekerjaan rumah, mendidik anak dan merawat suami. Bahkan perempuan menambah profesinya menjadi tulang punggung keluarga demi membantu kepala rumah tangga yang terdampak oleh covid 19 ini. Keren, kan?

Saya sendiri sangat sadar,  8 bulan pandemi menyerang, aktivitas saya semakin bertambah di rumah. Di pagi hari, saya harus mengajar PAUD. Sepulang dari sekolah, saya harus menemani anak-anak bermain sembari menunggu waktu ngaji tiba. Sambil menunggu anak bermain biasanya saya cek kerjaan online. Apakah ada pesan penting hari ini?

Nah, untuk pekerjaan online sendiri, saya memiliki jam kerja yang nggak bisa dilanggar. Yakni, malam hari tepatnya pukul 20.00 WIB saya harus fokus dengan beberapa pekerjaan online. Belum lagi waktu untuk menulis di blog pribadi. Hehehe

Ah, rasanya pandemi semakin sibuk. Apakah ini dikarenakan pandemi menuntut semua aktivitas beralih ke digital?

Saya mengizinkan Diri Berkembang Meski Pandemi Menyerang

“Pandemi semakin parah nih? Gimana dengan bisnis kita? Ngefek nggak? Secara dollar makin naik aja.”

“Tenang, Mbak. Nggak lama, bisnis kita bakal menghasilkan konversi penjualan tinggi. Secara nih, semua profesi sekarang dialihkan ke digital. Jadi nggak menutup kemungkinan jika para pebisnis offline akan gelar lapak secara online juga. Di sini, bisnis mereka akan menjadi solusi mereka, bukan? Lagian Mbak, Rezeki sudah diatur sama Allah. Mbak positif thinking saja soal itu. Pasti ada jalan kok.”

Begitulah obrolan saya dengan partner bisnis di awal Pandemi datang pada bulan April lalu.

Kekhawatiran saya tentang perekonomian yang semakin hari semakin turun. Seiring dengan dampak corona semakin meluas mengakibatkan dolar naik, sementara rupiah anjlok. Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu PHK massal, harga produk cenderung naik dan masih banyak lainnya.

Nah, adanya PHK massal ini, secara tidak langsung membuat saya ikut khawatir tentang profesi blogger yang sudah saya tekuni selama setahun ini. Akankah tetap gemilang meski pandemi tak kunjung hilang?

Saya pun mengingat kembali perkataan partner bisnis tentang Rezeki sudah ada yang mengatur di mana dia meminta saya untuk tetap mengoptimalkan bakat yang saya punya. Yakni Menulis yang katanya bisa mendapatkan rezeki dari mana saja.

Jangan Takut Pandemi! Asah Terus Bakat, Rezeki akan Kau Dapat 

Tahu, kan, jika pandemi tidak hanya menyerang fisik? Covid 19 juga bisa merusak mental akibat seseorang hidup dengan dikelilingi kematian, penyakit, isolasi, kemiskinan, serta kecemasan.

Maka, saya tidak mengizinkan diri untuk ikut larut memikirkan virus yang menyerupai hantu tersebut. Meski sebelumnya sempat was-was dan cemas tanpa alasan.

Hanya saya tidak menenggelamkan diri terlalu lama dalam kecemasan tersebut. Saya berusaha memaksa pikiran saya untuk terus berpikir positif. Berteman dengan orang-orang yang memiliki semangat untuk meraih impian, dan menjalankan rutinitas yang memaksa diri untuk tetap produktif, sekalipun saya kerjakan dari rumah.

Qodarullah, usaha saya tidaklah sia-sia. Positive thinking membawa berkah. Jadi bukan hal mustahil jika selama pandemi ini, saya justru menjadi active mom dari rumah. Nah, apa saja yang saya lakukan di rumah selama pandemi ini?

Menjadi Mentor Blogging untuk Pemula

Benar adanya, rezeki itu jaminan Allah. Jadi kita tak perlu mengkhawatirkan rezeki tersebut tidak menghampiri hidup kita.

Saya sendiri sempat heran, kenapa justru masa pandemi ini mendadak laris undangan. Beberapa teman di komunitas meminta saya untuk menjadi mentor blogging untuk pemula. Tujuannya, mengajak ibu-ibu buat mengabadikan tulisannya di blog.

Nah, waktu saya tanya, “Memang bakal ada yang ikut kelasnya?”

Teman saya justru menjawab dengan enteng.

“Sekarang zamannya sudah digital Mbak Malica. Saya ingin perempuan sadar dengan hal itu. Sehingga mereka tergerak untuk mengasah bakat menulisnya sembari melakukan kewajiban sebagai ibu rumah tangga. Lagian, mbak, perempuan masa kini harus berdaya dan memiliki penghasilan sendiri, kan?”

Ah, saya sepakat dengan pendapat teman. Dan tanpa sengaja mengingatkan saya pada status saat ini.

Siapa yang akan mengira saya akan menjadi single mom? Andai saya tidak memaksa diri untuk berkembang, mungkin saya akan terpuruk terus menerus.

Tetapi karena saya ingat dua anak yang berhak mendapatkkan haknya sebagai anak, maka saya menuntut diri sebagai perempuan mandiri. Jadi, penting perempuan memiliki penghasilan sendiri.

Mendadak dilamar Menjadi Mentor Copywriting

Saya bukan blogger ngehits. Bukan pula seorang penulis terkenal. Saya hanyalah penulis status yang konsisten nyetatus di media sosial. Jika dibandingkan dengan blogger dan penulis lainnya, sungguh saya tertinggal jauh.

Lalu, kok bisa dilamar sebagai mentor copywriting?

Anggap saja salah satu jatah rezeki saya memang ada di sana. Mungkin juga efek saya ngiklan di facebook, tapi teman-teman facebook tidak merasa saya juali produk, sebab saya lebih suka membuat promosi iklan dengan gaya story telling.

Nah, mungkin inilah alasan salah satu komunitas artis facebook meminta saya untuk berbagi tentang teknik copywriting.

Dan jujur, saya sangat bersyukur ternyata pandemi tidak melunturkan semangat saya untuk berbagi sedikit ilmu dengan yang lain. Saya tetap bisa menjadi ibu rumah tangga produktif. Barakallah.

Aktif Handel Penerbitan dan Berbagi Lewat Tulisan

Terhitung ada 6 PJ antologi yang saya mentori untuk menerbitkan buku keroyokan di penerbitan Indie. Ada juga sekitar 7 buku Solo yang saya bantu proses terbitnya. Mulai dari membantu membidani proses pembuatan cover, editing, layouting, hingga proses cetak buku sampai buku dipeluk oleh penulisnya langsung. Wah, seru, ya?

Memang seru, tetapi bekerja di balik layar ternyata membutuhkan tenaga lebih. Setidaknya stamina harus sehat dan pikiran wajib tenang. Sebab, sedikit saja oleng akan berakibat fatal.

Berbisnis Hosting dengan Cara Kerja Remote

Hampir setahun saya menjalankan bisnis hosting dengan berkolaborasi bersama pemuda asal Minang. Alhamdulilah bisnis yang kami jalankan lancar hingga sekarang, meski kami baru bertemu tatap muka sebanyak dua kali.

Selama ini kami menjalankan bisnis dengan cara kerja remote. Setiap orderan website yang masuk, kami saling berkordinasi hanya melalui chat whatsapp grup.

Cukup rempong sih. Lagi-lagi kami bekerja di balik layar dan lebih intens di depan computer atau laptop. Nah, jika dipikir, kerja remote juga harus menyiapkan fisik yang sehat dan mental yang bahagia. Jika tidak, kami akan kesulitan memberikan service kepada customer, bukan?

Menekuni Profesi Blogger Hingga Influencer

Selain empat aktivitas di atas, saya juga sedang menekuni profesi blogger. Yang ternyata profesi ini juga bisa bercabang ke banyak job. Blogger bisa menjadi influencer di media sosial, bisa juga menjadi content writer dan copywriter. Kebayang ya?

Tips Active Mom Tetap Sehat dan Produktif di Tengah Pandemi

Seringkali saya ditanya, “Apa rahasia tetap sehat dan produktif selama pandemi mba? Saya lihat, ada pandemi atau tidak rasanya Mbak Malica sama seperti sebelumnya.”

Jujur, sejak menyandang status single mom 8 tahun lalu, ibarat kata saya seperti perempuan kepepet yang harus tetap bertahan demi anak-anak. Saya harus tetap bahagia di depan anak-anak walaupun di dalam hati sedang merintih kesakitan. Saya harus menjadi sosok yang kuat buat kedua anak saya.

Sesekali pernah rapuh, tetapi saya tidak membiarkannya berlarut-larut. Saya hanya berpikir, siapa yang rugi? Bukankah diri sendiri?

Jika saat ini Anda melihat diri saya yang  tampak bahagia dan produktif, pastinya ini disebabkan ‘Kepepet’ di tahun sebelumnya.

Tahu nggak, dulu saya nggak paham jika handphone yang saya pegang setiap hari bisa menghasilkan uang. saya juga nggak paham bagaimana media sosial yang tadinya hanya digunakan untuk berbagi kesenangan, ternyata juga bisa menghasilkan uang.

Tetapi karena kepepet tadi, diri saya dipaksa untuk mencari tahu banyak hal tentang dunia online. Yang ternyata banyak banget hal positif yang bisa saya lakukan melalui online. Bahkan, karena saya sudah tahu manisnya berpenghasilan lewat online, saya pun berani memutuskan resign dari pekerjaan tetap di dunia nyata.

Namun ada yang lebih penting  diperhatikan, yakni tentang saya yang selalu sehat sehingga bisa seproduktif sekarang. Bahkan di tengah meluasnya pandemi covid 19, alhamdulilah, saya masih tetap sehat dan beraktivitas seperti biasa.

Kira-kira, apa rahasia saya agar tetap sehat, aktif dan produktif sebagai active mom di tengah pandemi ini?

  • Mengonsumsi makanan sehat seperti perbanyak makan sayur, buah serta ikan yang mengandung banyak sumber protein. Jika menu makanan terjamin, saya bisa pastikan bekerja akan lebih semangat
  •  Merencanakan menu makanan sangat membantu memasak dengan porsi ekstra untuk beberapa hari ke depan untuk mengatasi sibuk.
  • Memastikan cukup tidur yang mana manfaatnya bisa mengurangi stress, sakit-sakitan, dan badan juga lebih sehat dan segar
  • Menyempatkan diri untuk aktivitas fisik selama 150 menit hingga 300 menit yang manfaatnya sangat bagus untuk menjaga kesehatan secara optimal
  • Managemen waktu yang baik guna menghindari pekerjaan terlewat dari deadline
  • Meluangkan waktu me time dengan melakukan hal-hal yang disukai, seperti membaca, merawat diri, menulis dan lainnya agar kesehatan mental merasa bahagia
  • Mengonsumsi asupan herbal untuk menjaga kekebalan tubuh supaya terhindar dari penyakit. Dalam hal ini, saya mempercayakan produk herbal dari herbadrink yang praktis dan terjamin kehalalannya.

Bijak Manfaatkan Herbal untuk Daya Tahan Tubuh Menghadapi Pandemi Covid 19

Menurut kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito dalam focus group discussion menyatakan peran herbal bisa dijadikan pencegahan terhadap penyebaran coronavirus. Bahkan terbukti beberapa herbal seperti kunyit, jahe, temulawak, meniran, jambu biji bisa sebagai imunomodulator atau peningkat sistem imun.

Tak dimungkiri, tanaman herbal terbukti turun menurun dapat memelihara kesehatan tubuh. Tidak hanya berlaku sekarang saat pandemi saja, jauh sebelum coronavirus muncul, nenek moyang sudah membudayakan tanaman herbal sebagai obat segala penyakit.

Jika dulu prosesnya tanaman rumpang harus ditumbuk untuk mendapatkan saripatinya dan digunakan obat. Di zaman modern Anda tidak perlu melakukan itu.

Kalau ada pilihan, saya jelas akan jatuh pada pilihan “Praktis.” Kenapa harus mencari yang ribet, jika ada yang praktis dan menyehatkan di depan mata.

Makanya, ketika ada rekomendasi herbadrink sebagai produk herbal kemasan kaya manfaat. Saya langsung kepoin komposisi bahan dan manfaatnya. Sekiranya aman, saya tidak perlu khawatir untuk mengonsumsinya.

Enaknya lagi, herbadrink memiliki banyak varian rasa sehingga saya bisa mencari rasa yang paling disukai dan pastinya saya memang membutuhkan produk tersebut.

Dan, taraaa … pilihan saya jatuh pada tiga jenis varian herbadrink yang khasiatnya nendang bangeeet, yakni herbadrink kunyit asam, sari jahe, dan temulawak. Penasaran nggak kenapa saya suka banget sama tiga varian tersebut? Yuk, kepoin!

Herbadrink Kunyit Asam, Si Jamu Segar untuk Kesehatan dan Kecantikan

Sebagai seorang active mom, saya wajib konsumsi herbadrink kunyit asam ini. Selain rasanya segar saat disruput, kunyit yang terkenal kaya kandungan kurkumin ini bisa mengatasi gangguan kesehatan.

Tidak hanya menjadi solusi masalah kesehatan saja, kunyit asam juga menyegarkan tubuh supaya tetap fit. Selain itu, konsumsi jamu kunyit asam ini membantu mencerahkan kulit, menunda penuaan dini, meredakan stres dan atasi nyeri haid.

Active mom di tengah pandemi

Tahu, kan, jika perempuan aktif dan produktif pastinya akan gampang stress? Nah, herbadrink kunyit asam hadir memberikan solusi. Di sisi lain, Anda yang mudah mengalami nyeri haid, bisa banget konsumsi herbadrink kunyit asam secara rutin. paket komplit, bukan?

Herbadrink Sari Jahe, Solusi Atasi Pegal dan Masuk Angin serta Mual

Selain mengandalkan kunyit asam untuk menjaga produktivitas, saya juga suka konsumsi sari jahe saat sering begadang. Kebiasaan saya acapkali merasakan masuk angina dan meriang jika malam harinya kurang tidur.

Nah, untuk menyiasati masalah kesehatan tersebut, sebelum begadang saya konsumsi segelas sari jahe anget. Kemudian, di pagi harinya saat bangun tidur, saya minum lagi satu sachet herbadrink sare jahe. Dijamin, bangun pagi lebih semangat kembali.

Herbadrink Temulawak, Paling Jitu Penambah Nafsu Makan

Temulawak tidak kalah manfaatnya dengan gingseng Korea. Selain sangat bagus untuk meningkatkan imunitas tubuh, temulawak yang memiliki kandungan curcumin bermanfaat sebagai antioksidan dan antiinflamasi sehingga cocok sebagai jamu herbal penangkal corona.

Ibu Cerdas Ajak Keluarga Sehat dengan Resep Alami

Kunci keluarga sehat dan bahagia adalah terletak pada ibunya. Ibu harus bisa membawa suasana rumah nyaman, aman dan terjamin kesehatannya. Untuk itu, saya mempercayakan herbadrink untuk menjaga kesehatan anak-anak saya juga.

Nah, trik yang saya pakai untuk menyamarkan bau jamu dari herbadrink, saya membuat kreasi masakan yang disukai anak-anak. Berikut kreasi minuman segar dari herbadrink.

1. Es Kunyit Asam Gula Jawa

Anak-anak suka sekali dengan es. Meski demikian, sebagai ibu saya harus bijak dalam memilah minuman. Apalagi musim hujan telah tiba, jadi saya nggak bisa membiarkan anak-anak membeli minuman sembarangan di luar.

Untuk itu, saya racik sendiri minuman segar es Kunyit Asam herbadrink. Proses pembuatan sangat mudah. Saya cukup menyiapkan beberapa bahan, seperti:

  • Asam Jawa
  • Gula merah Jawa
  • 1 Sachet herbadrink kunyit asam
  • Es batu

Cara Membuat:

  • Panaskan gula merah Jawa ke dalam air. Aduk hingga larut
  • Tambahkan sedikit asam jawa. Aduk hingga rata
  • Larutkan herbadrink kunyit asam ke dalam gelas atau botol, kemudian tuang campuran gula merah dan asam Jawa.
  • Kocok dan aduk hingga rata. Lalu, tambahkan es batu sebagai pelengkap.
  • Kunyit asam herbadrink siap disantap

2. Wedang Jahe Naga Nata

Uhuy, lagi-lagi trik ibu cerdas ya. Mencampurkan herbadrink pada buah kesukaan anak-anak.

Nah, kali ini saya bakal bikin kreasi minuman lumer berbahan buah. Simak bahan-bahan yang dibutuhkan. Dijamin super murah!

Bahan-bahan

  • 1 Biji buah naga
  • Nata De Coco secukupnya
  • 1 Sachet kental manis
  • 1 Sachet herbadrink sari jahe

Cara Membuat:

  • Haluskan buah naga terlebih dahulu
  • Siapkan susu kental manis ke dalam gelas
  • Larutkan sari jahe herbadrink
  • Masukkan buah naga ke dalam gelas berisi susu kental manis, tuang sari jahe herbadrink
  • Kemudian, tambahkan nata De Coco sebagai topping.

Gimana, mudah bukan? Anak-anak suka, lho.

Saat disruput ada rasa manis berpadu dengan rasa sedikit pedas khas jahe. Tapi, nggak terlalu pedas kok. Justru bikin hangat di badan. Cocok banget dikonsumsi saat musim hujan seperti ini.

3. Susu Temulawak

Punya pengalaman anak sudah makan? Tak perlu bingung. Cobain deh racik herbadrink temulawak ke dalam segelas susu anak-anak, dijamin mereka bakal nagih.

Bahan-bahan

Bagaimana, tertarik mencoba?

Finally, resep alami akan membawa #kebaikanalami pula pada tubuh. So, pastikan konsumsi herbal yang tepat yang diolah dengan teknologi modern dan tanpa bahan pengawet, ya.

Penuaan Dini pada Wajah Bikin Worry? Inilah 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penuaan Dini pada Wajah – Hai, Sobat Kata Malica, Siapa bilang keriput dan kerutan pada wajah hanya terjadi pada perempuan usia 40 tahun ke atas?

Faktanya banyak perempuan sebelum usia 40 tahun atau bahkan sebelum 30 tahun, sudah mempunyai keriput dan kerutan di wajah. Inilah yang disebut dengan penuaan dini.

Sebenarnya, keriput dan kerutan pada wajah merupak popan hal alami yang akan terjadi pada semua orang, baik itu perempuan atau laki-laki. Seiring bertambahnya usia, jaringan kolagen dan tingkat elastisitas kulit akan melemah.

Keriput dan kerutan memang tidak dapat dihindari. Tapi, kita bisa mencegah datangnya penuaan di usia muda.

Kenali Tanda-tanda Penuaan Dini pada Wajah

Usia berapa, sih, kamu mulai aware dengan masalah penuaan dini pada wajah?

Seseorang bisa dikatakan mengalami penuaan dini jika proses penuaan terlihat jelas sebelum usia 35 tahun. Lalu, apa saja yang menjadi tanda-tanda penuaan dini pada wajah?

Bintik Hitam

mencegah penuaan dini pada wajah

Bintik hitam atau flek hitam adalah bintik-bintik datar pada kulit yang disebabkan oleh paparan sinar matahari yang terjadi selama bertahun-tahun.

Bintik hitam hasil hiperpigmentasi ini bisa muncul di wajah, punggung tangan, dan lengan. Meski tidak berbahaya, tapi bisa mengurangi kepercayaan diri dan mengganggu penampilan.

Garis-garis Halus

Pernahkah kamu memperhatikan wajah dengan seksama? Apakah sudah terlihat garis-garis halus sebagai salah satu tanda penuaan dini pada wajah?

Garis-garis halus muncul karena terjadinya penurunan kolagen dan elastin pada kulit. Bila semakin dicuekin, dapat dipastikan garis-garis halus akan semakin terpampang nyata di wajah cantikmu.

Nah, sobat kata Malica harus paham dan mengenali tanda-tanda penuaan dini pada wajah tersebut, ya.

Kerutan Di Sudut Luar Mata dan Lingkaran Hitam Mata

Mata menjadi salah satu bagian wajah yang paling terlihat jelas jika terjadi penuaan dini. Ini ditandai dengan munculnya kerutan disekitar sudut luar mata. Kulit disekitar mata lebih halus dibading bagian lain, serta akan terlihat lebih tua dengan kelopak mata yang tampak tebal, dan bengkak. Apalagi, disertai dengan kehadiran lingkaran hitam di bagian mata.

Kamu mungkin tertarik:

Tips Merawat Kesehatan Kulit Usia 30 tahun plus

Awet Muda dan Tampil Menawan di Usia 30 Tahun? Ikuti 5 Tips Sederhana Berikut!

Pipi Turun

Pipi yang tadinya terlihat bulat, kenyal, dan berisi, terlihat turun serta muncul keriput. Volume pipi menghilang seakan-akan kosong. Hal ini juga terjadi karena lapisan lemak yang menopang di bawah kulit wajah mulai berkurang, sehingga pipi terlihat kempot.

Keriput dan Kerutan

Dermis merupakan lapisan kulit yang bertanggung jawab untuk menjaga kulit agar terlihat kencang. Namun, seiring bertambahnya usia, pembaruan sel mulai melambat, stratum korneum kulit terluar menebal, serta elastin dalam dermis menjadi berantakan.

Pada kasus penuaan dini, lapisan dermis mengalami kerusakan lebih cepat, sehingga keriput dan kerutan muncul lebih awal.

Munculnya Milia pada Wajah

mengatasi penuaan dini pada wajah

Pernahkah mendengar istilah milia?

Milia merupakan benjolan kecil berwarna putih pada wajah yang terlihat seperti jerawat tetapi bukan. Milia disebabkan oleh penumpukan dari kerusakan akibat sinar matahari dan produk wajah yang bersifat keras. Milia terbentuk sebagai akibat dari ketidakmampuan kulit terlokalisasi untuk mengelupas secara alami.

Bibir Menipis

penyebab penuaan dini pada wajah

Bibir merupakan salah satu bagian tubuh yang ikut mengalami penuaan. Kolagen juga memengaruhi kepenuhan bibir. Saat terjadi penuaan dini, bibir akan terlihat mengempis dan kisut.

Kamu mungkin tertarik:

Perempuan Cerdas Wajib Tahu, Apa Perbedaan Skincare dan Make Up

Merawat Rambut Perempuan Berhijab. Susah atau Gampang?

Penyebab Penuaan Dini pada Wajah

Tidak ada perempuan yang ingin terlihat tua di usia muda. Bahkan, kalau bisa terlihat 10 tahun lebih muda dari usia seharusnya. Iya, kan?

Memang, sih, proses penuaan setiap orang berbeda. Ada yang terlihat lebih cepat, ada pula yang tetap cantik dan memukau diusianya yang tidak lagi muda.

Sebut saja artis Donna Harun, Meriam Bellina, Paramitha Rusady, dan Sophia Latjuba. Sederetan artis tersebut tetap terlihat awet muda diusianya yang telah memasuki usia kepala 5.

Kamu juga bisa, kok, seperti artis tersebut. Caranya adalah dengan merawat kulit wajah sedini mungkin dan menghindari apa saja yang menjadi penyebab terjadinya penuaan dini pada wajah.

Nah, berikut ini 5 hal yang harus kamu ketahui yang bisa menyebabkan terjadinya penuaan dini.

Merokok

Tidak hanya mengancam kesehatan, kebiasaan merokok ternyata juga ikut andil dalam mempercepat terjadinya penuaan dini pada perenpuan.

Nikotin pada rokok merupakan vasokokstriktor, yaitu zat yang dapat menurunkan aliran darah ke organ tubuh, termasuk kulit.

Penurunan aliran darah ini menyebabkan hilangnya oksigen dan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan regenerasi sel kulit.

Untuk itu, segeralah menghentikan kebiasaan merokok. Lakukan secara perlahan dan harus diiringi niat serta tekad yang kuat. Jika belum pernah merokok, maka jangan pernah memulai dan tergoda untuk mencobanya.

Kurang Mengonsumsi Sayur dan Buah

Percayalah, sayur dan buah memiliki peranan yang sangat penting bagi tubuh. Kamu bisa membandingkan orang yang makan sayur dan tidak mau makan sayur. Ditambah lagi, konsumsi makanan tidak sehat yang masuk ke tubuh.

Sayur dan buah mengandung antioksidan yang tinggi, juga berbagai vitamin, seperti A, C, E, K, dan yang lainnya yang berguna untuk menangkal radikal, serta menjaga kolagen tingkat elastisitas kulit.

Banyak cara untuk mengonsumsi sayur dan buah, mulai dari dimakan langsung, dimasak, dibuat smoothies, hingga dibuat menjadi jus. Mulailah mengonsumsinya dalam porsi yang kecil. Kemudian secara bertahap tambahkan jumlahnya. Hilangkan mindset jika sayur dan buah tidak enak.

Kurang Tidur

Sudah banyak yang tahu jika kurang tidur bisa berdampak buruk terhadap kesehatan. Tapi, belum banyak yang tahu jika kurang tidur secara spesifik berpengaruh terhadap terjadinya penuaan dini pada kulit.

Kurang tidur bisa melemahkan hingga 70 % kadar kolagen pada kulit, sehingga memicu munculnya keriput dan kerutan pada wajah. Secara umum, orang yang kurang tidur bisa terlihat 2.5 tahun lebih tua dari usia sesungguhnya.

Kualitas dan kuantitas tidur merupakan salah satu kunci penuaan yang baik. Selain itu, juga berpengaruh terhadap kesehatan fisik, kognitif, dan emosional. Orang yang memiliki kualitas dan kuantitas tidur yang baik akan minim tanda penuaan dan menjaga kecerahan kulit. Jika kamu memiliki masalah pada tidur, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter dan temukan penyebabnya.

Perawatan Wajah Mampu Mencegah Penuaan Dini

Selain faktor makanan, yaitu sayur dan buah yang dikonsumsi, bagaimana kamu merawat wajah sedini mungkin dengan ketelatenan juga memengaruhi proses penuaan pada kulit wajah.

Yang perlu digarisbawahi, perawatan tidak melulu harus mengeluarkan kocek hingga jutaan rupiah.Produk yang dijual di pasaran pun bisa menjadi solusi, asalkan aman serta digunakan dengan benar dan telaten.

Ingat, skincare bisa memengaruhi kulit untuk jangka waktu lima, sepuluh, hingga dua puh tahun yang akan datang. Penting untuk rajin membersihkan wajah dan menggunakan pelembab, krim siang, krim malam, krim anti aging tabir surya, serum, serta masker dari bahan-bahan alami yang bisa ditemukan dengan mudah.

Jangan malas dan menunda melakukan perawatan wajah. Semakin lama kamu melakukan perawatan, maka tanda penuaan akan semakin terlihat.

Olahraga

Siapa di sini yang masuk dalam kategori kaum rebahan yang malas bergerak?

Ayo, dong, mulai sekarang ganti gaya hidup dengan rajin berolahraga.

Secara keseluruhan, olahraga bermanfaat bagi tubuh. Olahraga membuat tulang dan otot menjadi kuat, meningkatkan fungsi organ tubuh, memberikan mood happy, serta dapat mencegah terjadinya penuaan dini. Loh, kok bisa?

Olahraga juga berfungsi memperkuat dan mengencangkan kulit dan otot yang mulai melorot termakan usia. Ketika tubuh kehilangan otot, maka tubuh akan kelihatan cepat tua. Penuaan dini, tidak hanya berbicara tentang kulit yang keriput, organ-organ tubuh pun akan berpengaruh.

Dengan berolahraga secara benar dan teratur, organ tubuh akan tetap muda dan bekerja sebagaimana meskinya. Lebih spesifik lagi, diera globalisasi saat ini sudah ada olahraga anti penuaan. Yuk, gali informasi lebih dalam.

Sobat kata Malica, penuaan memang tidak bisa dihindari. Namun, tidak terlihat tua diusia muda pasti menyenangkan, bukan?

Apalagi, jika bisa terlihat tetap muda dan bugar diusia yang tidak lagi muda. Isu penuan dini sudah menjadi pembicaraan yang harus diperharikan oleh generasi milenial yang cenderung memiliki gaya hidup tidak sehat dan cuek terhadap kehidupan yang akan terjadi dimasa akan datang. Jika bukan kita yang menyayangi diri kita, lalu siapa lagi?

Kesimpulan

Seiring bertambahnya usia yang berpengaruh pada proses internal tubuh akan melambat. Maka kita bisa menghindari yang namanya penuaan.

Tetapi, kita bisa mencegah datangnya penuaan  dini  pada wajah agar tidak datang terlalu cepat. Terapkan cara mengatasi ala blog kata Malica ya.

Merawat Rambut Perempuan Berhijab?Susah atau Gampang?

Merawat Rambut Perempuan Berhijab – Hai, Sobat kata Malica, meskipun mahkota sudah tidak diperlihatkan lagi, bukan berarti kita acuh terhadap rambut. Setidaknya ada kebahagiaan dan kenyamanan tersendiri ketika rambut tumbuh dengan sehat, berkilau, dan bebas dari berbagai problematika, seperti rontok, kusam, serta lepek. Rambut yang ditutupi hijab lebih dari delapan jam sehari pastinya akan mudah lembab, … Baca Selengkapnya

Perempuan Cerdas Wajib Tahu, Inilah Perbedaan Skincare dan Make Up

Perbedaan Skincare dan Make Up – Hai, Sobat kata Malica, banyak cara yang ditempuh kaum hawa untuk mempercantik dan menjaga kesehatan kulit, terutama kulit wajah. Sebagian bahkan menganggap jika kulit wajah adalah investasi jangka panjang. Terkesan berlebihan, faktanya perempuan ingin memiliki kulit wajah yang cantik, sehat, dan terawat sekarang, nanti, dan selamanya. Dan tahukah kamu, … Baca Selengkapnya

10 Aplikasi Baca Novel Online yang Bikin Kamu Makin Kreatif

Aplikasi baca novel online – Hai, Sobat kata Malica, Ngomong-ngomong, saat kamu bosan, bakal ngapain nih? Saya bakal minum kopi di teras sembari menikmati sapaan angin yang suka bikin adem hati dan pikiran yang lelah.  Tak jarang, saya bakal nyalain HP, lalu searching aplikasi baca novel online yang bisa diunduh gratis. Kamu juga wajib coba, … Baca Selengkapnya