4 Film Indonesia Tentang Pendidikan yang Menginspirasi

Tayangan film memiliki fungsi bukan hanya sebagai hiburan. Namun, banyak yang menginspirasi dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu fungsinya adalah memberi motivasi untuk rajin belajar. Beberapa film tentang pendidikan di Indonesia ini yang berlatar belakang semangat untuk menimba ilmu pantas menjadi penyemangat bagi generasi muda.

Penulis naskah dan sutradara Indonesia mengemas ide untuk menyemangati anak-anak serta orang dewasa akan pentingnya pendidikan dan mencari ilmu. Dalam cerita tersebut digambarkan tokoh mengalami banyak masalah untuk bisa belajar di bangku sekolah. Namun, karena tekadnya yang kuat akhirnya mereka bisa mendapatkan apa yang menjadi impian.

Judul Film Indonesia Tentang Pendidikan yang Bisa Menjadi Sumber Inspirasi

Di Indonesia banyak anak-anak yang mengalami kendala untuk mendapatkan pendidikan layak. Namun, kegigihan akhirnya mengantarkan mereka pada kesuksesan. Kenyataan ini banyak tertuang dalam cerita film yang menjadi penyemangat untuk terus belajar meski menemukan banyak rintangan. Berikut film-film tersebut.

1. Laskar Pelangi

Ide cerita dalam film ini mengambil dari sebuah novel karya Andrea Hirata. Isinya merupakan pengalaman Andrea ketika kecil yang tinggal di daerah terpencil. Andrea dan teman-temannya mempunyai banyak mimpi. Satu demi satu mereka mulai menjalani kehidupannya sampai mengantar Andrea mendapatkan kesuksesan.

Dengan keterbatasan fasilitas sekolah dan kondisi keluarga tokoh dalam film tersebut, mereka mampu mengatasi rintangan untuk mengejar mimpi. Akhir cerita dari film ini membuktikan bahwa, barangsiapa yang giat belajar akan mendapatkan apa yang diimpikan.

2. Negeri Lima Menara

Cerita dalam film ini juga berdasarkan kisah nyata tokohnya yang sebelumnya juga tertuang dalam bentuk novel. Latar belakang ceritanya berada di sebuah pondok pesantren yang ada di pulau Jawa. Tokoh utamanya anak Sumatera yang bermimpi untuk dapat bersekolah di ITB. Impian lain yang dimiliki adalah bisa pergi ke beberapa negara yang mempunyai menara.

Santri-santri yang berteman baik dalam cerita ini berasal dari beberapa daerah berbeda. Mereka saling menyemangati untuk bertahan serta lulus sebagai santri. Diantara mereka ada yang akhirnya gagal. Sedangkan tokoh utama dengan kegigihannya akhirnya mampu mewujudkannya.

3. Sokola Rimba

Film ini mengambil latar tentang anak-anak pedalaman di kawasan Jambi, Sumatera. Sokola Rimba merupakan pendidikan non formal yang diberikan oleh Butet Manurung, seorang yang berasal dari kota. Tokoh utama ini tergerak hatinya untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak Rimba yang hidup terbelakang.

Perjuangannya tidak mudah karena banyak mendapat pertentangan. Banyak juga yang kurang setuju dengan pilihannya untuk tinggal di pedalaman dan berada di tengah masyarakat terbelakang. Namun keinginannya untuk mengajar anak-anak suku Anak Dalam tersebut sangat kuat dan akhirnya banyak yang mendukungnya.

4. Denias

Film satu ini banyak menginspirasi bagaimana berjuang untuk mendapatkan pendidikan yang layak bagi sebagian anak di Indonesia tidak mudah. Latar belakangnya adalah kondisi daerah pedalaman di Papua. Tokoh utama yang bernama Denias, mempunyai semangat belajar tinggi. Ibunya sebelum meninggal berpesan bahwa gunung akan takluk pada orang pandai.

Lingkungan tempat tinggal yang berupa pegunungan dan pesan dari ibu, membuatnya bersemangat tinggi untuk belajar. Selain kondisi alam dan kematian ibu Denias, gurunya yang harus pindah ke kota merupakan tantangan dalam belajar. Akhirnya, seorang tentara yang bertugas tidak jauh dari lokasi Denias tinggal, mendidiknya.

Maleo menyemangati untuk belajar ke kota, yang membuat Denias rela menempuh perjalanan selama 10 hari. Namun, dia menemukan kenyataan bahwa untuk belajar di sekolah tersebut tidak mudah. Akhirnya Denias bertemu seorang guru yang melihat semangat dan kecerdasannya. Guru ini yang membantunya untuk dapat bersekolah dan meraih mimpi.

Film Indonesia tentang pendidikan ini dapat menjadi sumber inspirasi untuk berjuang meraih mimpi. Jika anak-anak yang menemukan banyak kesulitan dapat berhasil dalam meraih mimpi, maka tidak ada alasan bagi semua orang agar bisa mendapatkan pendidikan terbaik.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *