Siapa yang tidak kenal dengan tokoh kharismatik Anies Baswedan? Sosok satu ini selama menjabat sebagai gubernur DKI sangat dekat dengan buruh.
Bahkan perjuangannya untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja sangat besar, hingga harus berbeda pendapat dengan ketentuan Menteri Ketenagakerjaan di tahun 2022.
Anies merupakan tokoh politik yang lahir dari latar belakang keluarga akademisi. Kedekatannya dengan buruh sangat terlihat jelas.
Beberapa kali tokoh ini berdialog langsung dan mengadakan audiensi dengan pekerja di Jakarta. Tekadnya untuk mensejahterakan buruh patut mendapat acungan jempol.
Berikut beberapa hal yang dilakukan Anies Baswedan selama menjadi gubernur DKI:
-
Contents
Menaikkan UMP tahun 2022 hingga 5,1%
Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kota (UMK) di wilayah DKI Jakarta sangat signifikan.
Bahkan kenaikan tersebut jauh dari ketentuan Menteri Tenaga Kerja saat itu dan di atas tuntutan pekerja.
Berdasarkan PP No 36 tahun 2021 tentang pengupahan, kenaikan upah yang bisa diterima buruh adalah 1,09%.
Sedangkan pekerja yang semula menuntut kenaikan 10% kemudian menurunkannya menjadi 4-5%. Anies Baswedan justru memberikan kenaikan UMP dan UMK sebesar 5,1%.
Tujuannya adalah agar kesejahteraan dan daya beli buruh semakin meningkat. Dengan demikian secara tidak langsung meningkatkan taraf hidup pekerja, pengusaha dan pemerintah DKI.
-
Menjadikan Jakarta sebagai provinsi dengan UMP paling tinggi di Indonesia
Kenaikan tersebut memang belum tertinggi karena jika flashback ke 6 tahun sebelumnya, kenaikan UMP mencapai lebih dari 8%.
Penambahan upah yang signifikan menjadikan DKI sebagai provinsi dengan UMP paling tinggi di Indonesia.
Dengan kenaikan tersebut dapat mengimbangi meningkatkan kebutuhan dan biaya hidup di DKI yang cukup mahal.
Ketentuan tersebut tentu disambut gembira oleh seluruh buruh karena kepentingannya diperjuangkan oleh orang nomor satu di DKI pada saat tersebut.
-
Kartu pekerja dan akses gratis naik Transjakarta
Putra kelahiran tanah Sunda, Kuningan, Jawa Barat ini juga memberikan kartu pekerja dan akses gratis naik Transjakarta.
Para pekerja yang akan berangkat dan pulang kerja serta untuk kebutuhan transportasi lain bisa menikmati kendaraan tersebut secara gratis. Ini sangat membantu mobilitas pekerja.
Kartu pekerja sendiri merupakan akses untuk mendapatkan insentif guna meningkatkan kemampuan kerja.
Dengan demikian warga usia produktif bisa berkompetisi untuk mengisi lowongan pekerjaan yang tersedia.
Bentuk bantuan berupa uang tunai sebesar Rp. 600 ribu hingga Rp. 800 kepada 44.926 penerima.
-
Kartu pangan untuk buruh
Kesejahteraan buruh semakin terbantu karena Anies Baswedan memberikan kartu pangan sehingga bisa mendapatkan bahan makanan dengan harga terjangkau.
Ini menjadikan biaya hidup bagi buruh lebih rendah. Dengan meningkatnya pendapatan dan menurunnya kebutuhan hidup, para buruh bisa menggunakan upahnya untuk hal lain agar lebih sejahtera.
-
Pembebasan PBB untuk aset dengan nilai NJOP kurang dari Rp 2 M
Dengan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan bagi aset yang mempunyai NJOP atau Nilai Jual Objek Pajak di bawah Rp. 2M menjadikan beban buruh semakin berkurang.
Kebijakan ini menjadikan kemampuan buruh untuk mempunyai hunian sebagai salah satu kebutuhan pokok bisa semakin mudah dan tidak perlu membayar PBB atau Pajak Bumi dan Bangunan jika nilai barang kurang dari Rp. 2M
Banyaknya kebijakan yang diberikan oleh Anies Baswedan selama menjabat gubernur DKI kepada para buruh berdampak besar untuk kesejahteraan mereka.
Apalagi sebagai tokoh politik dan sosok orang nomor satu di DKI waktu itu, Anies sangat dekat dan selalu meluangkan waktu untuk seluruh masyarakat yang membutuhkannya.