Narkoba menjadi musuh paling menakutkan bagi anak muda zaman sekarang.
Tidak hanya remaja atau orang dewasa yang rentan terkena narkoba, sekarang anak kecil pun masuk dalam ancaman tersebut.
Dampak kesehatan akibat narkoba begitu mengerikan hingga wajar orang tua diharuskan untuk menjaga dan melindungi anaknya sebaik mungkin.
Terlebih apabila anak memiliki lingkungan pergaulan yang kurang baik, maka kewaspadaan harus lebih ditingkatkan.
Kebanyakan anak-anak atau anak remaja cenderung untuk mengikuti apa yang teman mereka lakukan. Sebab, mereka masih dalam tahap mencari jati diri dan memiliki kecenderungan untuk mencoba banyak hal baru.
Contents
Ini Dia Dampak Kesehatan Akibat Narkoba
Penggunaan obat-obatan terlarang dapat menimbulkan efek samping yang serius tidak hanya masalah kecanduan, tapi juga tentang prestasi di dunia pendidikan.
Berikut adalah beberapa dampak negatif bagi kesehatan akibat konsumsi narkoba yang dilansir dari berbagai sumber;
-
Terinfeksi Penyakit Menular
Dampak kesehatan akibat narkoba sering kali diabaikan. Padahal dampaknya bisa serius bagi kesehatan. Terutama jika menggunakan narkoba dengan suntikan.
Mereka pada umumnya berisiko tinggi mengidap penyakit menular seperti hepatitis B, hepatitis C bahkan berisiko terkena HIV AIDS.
Bahkan ada beberapa jenis narkoba yang dapat merusak organ dalam tubuh. Misalnya saja ekstasi yang dapat menyebabkan gagal hati dan gagal jantung.
-
Gangguan Fungsi Otak
Dampak kesehatan akibat narkoba selanjutnya adalah dapat mengganggu perkembangan otak anak remaja.
Pada usia ini perkembangan otak anak sedang mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Termasuk perkembangan korteks prefrontal yang digunakan untuk membuat keputusan.
Konsumsi narkoba pada masa remaja akan sangat berpengaruh pada perkembangan otak. Hal ini juga bisa memengaruhi pada saat mengambil keputusan.
Akibatnya, mereka mungkin lebih cenderung melakukan hal-hal yang berisiko, seperti praktik seks tidak aman dan mengemudi yang berbahaya.
-
Gangguan Kesehatan Mental
Efek samping buruk lain yang sering dirasakan akibat sering konsumsi narkoba adalah dapat menyebabkan efek halusinasi.
Selain itu juga dapat menimbulkan gangguan kecemasan, paranoid serta peningkatan tekanan darah dan denyut nadi. Konsumsi narkoba pun dapat menyebabkan gangguan mental seperti depresi.
Semakin dini dan semakin sering anak muda mengonsumsi narkoba, maka makin besar pula risiko yang akan dirasakan dikemudian hari. Termasuk perjuangan melawan kecanduan narkoba.
Bahkan ada pula yang berisiko mengalami kerusakan otak permanen karena terlalu sering konsumsi narkoba.
-
Dehidrasi
Tak banyak yang tahu jika konsumsi narkoba juga dapat menyebabkan dehidrasi, utamanya konsumsi narkoba jenis ekstasi.
Apabila tidak mendapatkan penanganan yang serius bisa berujung mengalami kejang, halusinasi, serangan panik, perilaku agresif dan nyeri dada.
-
Penurunan Prestasi Di Sekolah
Tidak hanya itu saja, penggunaan narkoba secara berlebihan juga dapat mempengaruhi kecerdasan anak.
Sebab, dalam narkoba terkandung zat yang dapat merusak memori jangka pendek dan jangka panjang. Alhasil, akhirnya mereka dapat mengalami masalah pembelajaran dan prestasi pun akan menurun.
-
Kebingungan dan Hilang Ingatan
Dalam narkoba terkandung zat gamma-hidroksibutirat dan rohypnol dimana zat tersebut dapat menimbulkan efek samping hilang ingatan dan membuat anak menjadi kebingungan.
Lama kelamaan penggunanya dapat mengalami gangguan koordinasi gerakan tubuh dan tingkat kesadaran pun jadi menurun.
-
Rawan Tindak Kriminal
Seorang anak yang salah pergaulan hingga akhirnya menjadi pengguna narkoba bisa menimbulkan tindak kriminal dalam masyarakat.
Seperti yang telah diketahui bahwa setelah mengonsumsi narkoba kesadaran dan akal sehat bisa menjadi hilang.
Akibatnya mereka bisa melakukan tindakan berbahaya di tengah masyarakat. Misalnya saja pencurian, perusakan fasilitas umum serta timbulnya tawuran antar remaja.
-
Ketergantungan Obat
Penggunaan narkoba dalam jangka waktu lama akan menimbulkan efek samping yang lebih berbahaya, yakni membuat anak menjadi tergantung pada narkoba.
Apabila tidak mengonsumsi narkoba pada saat tertentu akan menimbulkan sakaw dan efeknya akan lebih berbahay karena dapat membuat anak melakukan tindak kriminal.
Cara Mencegah Penyalah Gunaan Narkoba
Penggunaan narkoba memang tidak bisa dihentikan secara total karena penyebarannya kini semakin luas.
Langkah yang dapat kamu lakukan agar tidak sampai mengonsumsi narkoba adalah dengan melakukan pencegahan. Seperti apa, berikut langkahnya;
- Keluarga selalu memberikan dukungan dalam hal apapun serta mampu hadir dalam perkembangan anak utamanya di masa remaja. Pada saat ini, anak tengah dalam proses pencarian jati diri. Jangan sampai karena kurangnya kehangatan dan hadirnya keluarga, anak akan mencari teman di luar yang belum tentu baik.
- Mengetahui setiap aktivitas anak, hal ini penting agar orang tua tahu siapa saja yang menjadi teman pergaulan anak serta bagaimana lingkungan pergaulannya di luar sana.
- Orang tua harus mampu memberikan aturan yang jelas.
- Kenali setiap teman-teman anak serta bagaimana lingkungan pergaulan mereka.
Sampai kapan pun peredaran narkoba mungkin akan sulit dicegah karena gempurannya yang semakin kuat. Untuk itulah kamu harus bisa membentengi diri dengan baik.
Mulai dari harus pandai memilih teman dan lingkungan pergaulan serta jauhi teman yang berpotensi menjadi pengguna.
Dampak kesehatan akibat narkoba yang berbahaya harusnya dapat menjadi peringatan agar tidak dekat-dekat dengan obat berbahaya tersebut.
Bila perlu lakukan tes bebas narkoba. Mungkin akan lebih terjangkau jika tes bebas narkoba dilakukan di rumah sakit. Nah, Anda bisa mencoba melakukan tes tersebut di Rumah Sakit Rolas Medika.