Aroma gurih gorengan yang mengepul dari wajan, udang bakar yang berkilau oleh lelehan margarin, atau semangkuk gulai santan yang menggoda. Semuanya adalah potret keseharian lidah Nusantara.
Tak jarang, semua itu ditemani segelas minuman bersoda yang mendesis segar di lidah. Namun di balik kenikmatan itu, ada ancaman yang diam-diam menyelinap: kolesterol.
Nina Istianah, perempuan asal Malang, pernah menjadi salah satu dari sekian banyak orang yang resah melihat pola makan masyarakat Indonesia. “Mereka tahu makanan itu tidak sehat, tapi sulit berhenti,” ujarnya suatu kali.
Ia tidak hanya berhenti pada keluhan, tapi memilih untuk mencari solusi.
Contents
Dari Data ke Aksi
Tahun 2019 menjadi titik balik. Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, angka penderita kolesterol di Indonesia mencapai 10–11 persen meningkat tajam hingga 40 persen dibanding beberapa tahun sebelumnya.
Di balik data itu, Nina melihat kenyataan yang lebih menyakitkan: warung-warung gorengan yang tak pernah sepi, minuman manis yang dijadikan teman setiap makan, dan olahraga yang sering hanya jadi wacana.
Alih-alih menghakimi, Nina memilih meneliti. Ia mulai mendalami hubungan antara gaya hidup masyarakat dengan tingginya angka kolesterol.
Satu hal yang mencolok dari hasil risetnya, yaitu masyarakat sangat menyukai sensasi soda, padahal minuman bersoda mengandung kadar gula tinggi yang menjadi musuh utama metabolisme tubuh.
Lahirnya SOREM: Soda Rempah Penyelamat
Dari serangkaian eksperimen di dapur rumahnya, Nina menemukan ide yang tak biasa. Bagaimana jika sensasi soda dikawinkan dengan bahan alami Nusantara?
Setelah berbulan-bulan mencoba, menakar, dan mencatat hasil fermentasi, akhirnya di tahun 2020 lahirlah SOREM (Soda Rempah).
SOREM dibuat dari air, lengkuas, mengkudu, dan asam. Kombinasi ini melalui proses fermentasi anaerob yang menghasilkan asam laktat, bukan alkohol.
Saat diminum, muncul sensasi soda yang menyegarkan, tapi meninggalkan rasa hangat di tenggorokan, rasa khas dari fermentasi alami.
Lengkuas memberikan aroma pedas yang segar, mengkudu menghadirkan khasiat penyembuhan, sementara asam menambah cita rasa unik yang menyeimbangkan semuanya.
Hasilnya? Minuman berkarakter yang tidak hanya menyegarkan, tetapi juga menyehatkan.
Khasiat dari Dapur Nusantara
Bagi sebagian orang, nama mengkudu mungkin identik dengan aroma tajam yang tak sedap. Namun di tangan Nina, buah itu berubah menjadi bahan utama yang berharga.
Ia tahu, mengkudu mengandung senyawa yang membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Sementara lengkuas memiliki efek antiinflamasi dan membantu melancarkan peredaran darah.
Tak berhenti di situ, penelitian kecil yang ia lakukan menunjukkan bahwa SOREM dapat membantu menurunkan tekanan darah dan memperkuat daya tahan tubuh.
Para pelanggan pertama yang mencoba, terutama mereka yang terbiasa minum soda, mengaku merasakan perubahan: tubuh terasa lebih ringan, pencernaan lancar, dan tidur lebih nyenyak.
Dari Rumah ke Penghargaan Nasional
Awalnya, Nina hanya menjual SOREM di lingkungannya sendiri. Ia membawa botol-botol kecil berisi minuman berwarna keemasan itu ke bazar dan acara komunitas. Banyak yang penasaran, apalagi setelah mencicipi sensasi “soda tanpa soda” yang dihasilkan fermentasi rempah.
Dari mulut ke mulut, nama SOREM menyebar. Permintaan meningkat. Di tengah perjalanan itu, ia mendengar tentang Satu Indonesia Awards, ajang apresiasi bagi anak muda yang membawa perubahan positif di masyarakat.
Ia memberanikan diri mendaftar, dengan harapan kecil: agar lebih banyak orang mengenal manfaat rempah lokal.
Tahun 2022, harapannya berbuah manis. Nina Istianah terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan SATU Indonesia Awards 2022 di bidang kewirausahaan.
Penghargaan itu bukan hanya pengakuan, tapi juga titik tolak baru bagi SOREM. Melalui dukungan pelatihan, pendampingan, dan jaringan yang luas, Nina kini mampu memproduksi SOREM secara lebih profesional dan menjangkau pasar yang lebih besar.
Menyebar Manfaat, Menyemai Harapan
Kini, di balik setiap botol SOREM yang tersaji, ada cerita panjang tentang kesadaran hidup sehat, keberanian berinovasi, dan kecintaan pada warisan rempah Nusantara.
Nina percaya, perubahan besar bisa dimulai dari hal sederhana, seperti dari segelas minuman sehat yang ia buat sendiri.
Ia juga berharap lebih banyak anak muda terinspirasi untuk melangkah. “Kalau saya bisa membuat minuman sehat dari dapur rumah, siapa pun bisa memulai dari ide kecilnya sendiri,” katanya.
Bagi yang ingin mengikuti jejaknya, pintu itu terbuka lebar. Melalui Anugerah Pewarta Astra, siapa pun dapat mendaftarkan karya dan inovasinya untuk ikut berkontribusi membangun Indonesia yang lebih sehat dan mandiri.
Segelas Soda, Sejuta Manfaat
Di tengah maraknya minuman kemasan yang berkilau di rak-rak toko, SOREM hadir sebagai pengingat bahwa alam Indonesia masih menyimpan kekayaan luar biasa.
Sensasi sodanya bukan hasil dari gula dan karbonasi buatan, tapi buah dari fermentasi alami rempah Nusantara.
Setiap tegukan bukan sekadar menyegarkan tenggorokan, tapi juga menyehatkan tubuh dan menghidupkan semangat untuk kembali ke akar-akar tradisi, akar kesehatan, dan akar kemandirian.
Satu gelas SOREM, satu langkah menuju Indonesia yang lebih sehat.